Kamis, 16 Desember 2010

dek,kenapa kamu salah sih?

pernah punya adek ?

biasanya adek kita (apalagi kalau masih kecil) suka melakukan kesalahan diluar dugaan.kadang-kadang sepele menurut kita.
masa gak tau 12+30x5 siih? ini kan keciiil *muka yang berasa paling pinter*.

aah,tapi itu kan sudut pandang kita.
bagaimana dengan adek kita itu?
mungkinsaja baginya hal itu sulit.
belum tentu dia merasa kalau hal itu salah.
mungkin saja dia merasa hal itu,hal kecil.sehingga dia lupa mempertimbangkannya.

terus,biasanya kalau adek kita melakukan kesalahan kita akan mendekati dan mengajarkan mana yang sepatutnya dilakukan dan mana yang tidak.
kita gak akan menjauhi adek kita sendiri kan? krn mereka justru lebih membutuhkan bimbingan dari kita,orang yang lebih dulu selangkah didepan mereka.

mungkin yang terjadi saat ini juga hal itu.
gimana ya,memang hal sepele yang seharusnya gak perlu terjadi.kalau berhati-hati mengambil tindakan.
tapi,kita gak bisa melihat dengan kacamata kita dan memaksa mereka berfikir sesuai paradigma kita dan memaksa mereka melakukan sesuatu dengan indikator kapasitas kita.
karena orang itu berbeda,kapasitas masing-masing orang berbeda.memaksakan orang memakai sepatu kita hanya akan menghasilkan langkah yang gak sesuai.sepatunya lepas kemana atau kesakitan karena terlalu sempit.

yang butuh dilakukan adalah membimbing,
ketika kita merasa bahwa hal yang dilakukan mereka itu tidak sesuai,bimbinglah mereka.
bimbing dengan tangan kita,perluas kapasitas mereka sehingga menyamai bahkan melebihi kemampuan kita.
jangan dijauhi.
jangan jadi apatis terhadap mereka.

toloong,jangan sampai ada lagi kata saling menyalahkan.
kita yang mengangkat bersama-sama,kita tentu tahu konsekuensinya.
kalau salah,ayo perbaiki bersama.
jangan cari siapa yang salah,carilah apa yang salah,untuk diperbaiki.

ayooo,kita gak boleh berhenti disini.ini baru awal.
ada agen-agen baru.tangan baru yang akan dibimbing.
siapkan diri kita untuk menjadi pendorong mereka yang baru datang.
kokohkan pundak kita untuk jadi tempat bersandar mereka yang baru akan merasakan pahit manisnya jalan ini

#perasaan berkecamuk mengenai DKM beberapa hari ini.

ujian

seorang teman pernah bilang gini :
"lay,kenapa ya saya sulit banget sama hal-hal yang berhubungan dg wanita.gak bisa berhenti...bla bla bla"
intinya dia bilang kalau dia sering di uji sama satu hal ini dan susah menghindarinya.

pas dengar teman tia bilang kalimat diatas.langsung kefikiran sama diri sendiri.tia yang akhir-akhir ini disibukkan dengan beberapa hal (P&K-Antibiotic-akhwat-diri sendiri-bbrapa minggu terakhir dg assment mabim),udah lama banget gak diuji dengan masalah kayak dia.udah gak kefikiran sama sekali.
setelah ngelihat kesekitar,ternyata banyak yang diuji dengan hal sama dengan yang dialami dengan teman tia itu.

terus ngelihat kesekitar,banyak teman-teman diuji sama hal-hal lain.ada yang orang tuanya dipanggil Allah,masalah keluarga,gak boleh ikutan uts dll.

tadi sempat ngobrol bentar sama dhilla dan fulki.
tentang amanah dan ujian gitu.
dan sepakat sama dhilla kalau teman-teman yang mungkin gak "punya amanah khusus" belum tentu gak sedang mengalami ujian.bisa saja mereka lagi diuji,tp kita gak tau apa ujian yang sedang dialami.trus dhilla nyontohin satu nama.kefikiran,benar juga.ujian buat teman itu keras banget.

kefikiran,
jangan takut sama yang dihadapi sekarang.Allah akan menguji sesuai dg kemampuan masing-masing.
jangan takut berbeda dari teman kebanyakan,asalkan masih dijalan Allah,karena ujian yang diberi sifatnya tetap personal,sesuai kemampuan.
jangan takut lalu bersembunyi di zona nyaman,karena ujian pasti tetap akan datang lewat hal yang tak terduga.
jangan takut diuji,karena kalau berhasil melewatinya,Insya Allah tingkatan kita akan semakin tinggi dihadapan Allah :).
surat Al Ankabut (29) : 2-3 :


أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?


trus bagaimana kalau kita gagal dalam menghadapi ujian?
perhatikan,apakah kita sering gagal dalam menghadapi ujian.misalnya selalu keteteran dalam membagi waktu.atau suka aja beralasan ketika mau mentoring.perhatikan,bisa jadi karena kita gak maju-maju.belum bisa mengatasi titik kelemahan kita.
Allah akan menguji kita pada titik terlemah kita,sampai kita bisa mengatasinya.barulah ujian yang datang akan berbeda,bisa jadi tingkatannya naik sesuai kemampuan kita.
pernah dismsin ini sama akhwat:

“Allah Ta’ala akan senantiasa menguji antum pada titik terlemah antum. Orang yang lemah dalam masalah uang, namun kuat dalam masalah jabatan dan wanita, tidak diuji dengan wanita dan jabatan. Orang yang senantiasa mudah tersinggung dan pemarah, maka akan diuji oleh Allah dengan dipertemukan dengan orang-orang yang senantiasa membuatnya tersinggung dan marah. Sampai ia berhasil memperbaiki kelemahannya itu dan tidak lagi mudah tersinggung dan marah. Seorang yang senantiasa berlambat-lambat dalam dakwah karena alasan ‘istri,mertua,tamu’ akan senantiasa dihadapkan dengan alasan-alasan itu, ‘mertua datang, tamu datang silih berganti,’ yang akan terus menunda untuk bersegera menghadiri liqoat dakwah sampai ia bisa mengutamakan agenda dakwah” (KH Rahmat Abdullah)

kalau selama ini ujian yang datang selalu sama kita harus waspada,jangan-jangan kapasitas diri kita sama sekali gak bertambah...

"dan merugilah orang yang hari ini sama dengan hari kemaren"

jadi ti,kalau gak mau diuji dengan hal yang sama,jatuh ke lubang yang sama,ya perbaiki diri.cari tau kelemahan yang sedang diuji dan ubahlah.


EQ,saya bahagia ^^

Emotional Quotient
kecerdasan emosi,yuk dibangun dari sekarang.
nanti saat jadi dokter dan kemasyarakat pasti akan sangat dibutuhkan.
jadi harus diupayakan dari sekarang.
lama? bertahun-tahun baru bisa?
gak masalah.
yang penting dimulai dari sekarang.
yuuuuk ^^.

Bismillah,
saya,bahagia ^^

Rabu, 15 Desember 2010

make some noise (again)

dulu pernah ngepost ini juga :)
di post waktu mutusin untuk tetap di P&K.
P&K yang bukan zona nyaman tia.*tp jd tempat ternyaman yg pernah disinggahi,trutama P&K 2010*
ngerasa liriknya berkesan dan sesuai aja.
suka sulit buat ngomong,nyampein pendapat.
mudah ngerasa kalau tia tu sendiri.
dan dulu,ngerasa kalau orang-orang disekitar gak nganggap apa-apa dan itu sangatlah menjatuhkan.
dan lirik lagu ini memotivasi lagi...
*dan satu motivasi terbesar lainnya ^^.
skarang nge-post lagi.untuk satu tujuan lagi.satu langkah awal lagi.

It's easy to feel like
You're all alone
To feel like nobody knows
The great that you are
The good that's inside you
Is trying so hard to break through

Maybe it's your time to lift off and fly
You won't know if you never try
I will be there with you all of the way
You'll be fine

Don't let anyone
Tell you that you're not strong enough
Don't give up
There's nothing wrong with just being yourself
That's more than enough
So come on and raise your voice
speak your mind and make some noise
And sing
Hey, hey
Make some noise
Hey, hey, yeah

You want to be known
You want to be heard
And know you are beautiful
You have so much to give
Some change you wanna live
So shout it out and let it show

You have a diamond inside of your heart
A light that shines bright as the stars
Don't be afraid to be all that you are
You'll be fine

Don't let anyone
Tell you that you're not strong enough
Don't give up
There's nothing wrong with just being yourself
That's more than enough
So come on and raise your voice
speak your mind and make some noise
And sing
Hey, hey
Make some noise
Hey, hey, yeah

You can't just sit back and watch the world change
What matters is what you've got to say
There's no one else who can stand in your place
So come on it's never too late

Maybe it's your time to lift off and fly
You won't know if you never try

Don't let anyone
Tell you that you're not strong enough
Don't give up
There's nothing wrong with just being yourself
That's more than enough
So come on and raise your voice
speak your mind and make some noise
And sing
Hey, hey
Make some noise

#ngerasa semacam ngomong sama diri sendiri.
sugesti..
hey hey,KAMU BISA,BERUSAHALAH ^^.
kadang suka mikir,
diantara banyak akhwat yang ingin menjaga diri,
kenapa aku sih yang harus pulang malam?
kenapa aku yang kebagian disini?
aku juga ingin jaga diri.
aku juga berusaha menjaga diri dikeadaan seperti ini.
teman-temanku disini juga gak menyengajakan diri untuk kayak gini.
kita gak bersenang-senang.


jadi jangan ngelihat dengan tatapan kayak gitu.
jangan nge-judge.
atau gak gantiin aku aja disini.

saya percaya Allah gak bakalan memberi suatu tantangan ke orang yang salah.
hanya lakukan dan bersabarlah :).
tujuan ini terlalu besar untuk dilihat dengan kacamata yang sempit.


#tulisan lamaaaaaaa bangeeet.
dan sekarang sudah dipenghujungnya.
*saya bersyukur Allah memberi kekuatan untuk bertahan.
tidak hanya bertahan ditempat yang bukan zona nyaman (berfikir,ngomong,interaksi intens dengan banyak orang,keterbukaan) tapi juga bertahan terhadap reaksi dari luar.
*Terimakasih untuk bekal hidup telah yang teman-teman ajarkan kepada tia :).

otak sama hati gak sejalan

benar-benar.
benar-benar ingin nangis.
itu yang dirasakan hati.

mata juga udah berkaca-kaca.
ya udah,nunggu nyampe kamar aja.

duh,cepetan dong.jam segini masih di griya aja.
nah looh,knapa kartunya ilang? ketinggalan dimana?
tuh kaaan,ngelamun terus.hilang deh.
rasain,balik lagi keatas.
duuh,kalau benar-benar ilang,benar-benar nangis nih gara-gara gak bisa ngambil tas.
sip ketemu.

(bayar)
eh,teh saya udah bayar? sambil nyodorin uang.
*ternyata udah* Alhamdulillah tetehnya jujur.

siiiip,pulaaang.
nyalain laptop.
hari ini ada NM SC MMLC Nas.
baca bahan-mikir-nulis-dll.
baca ulang ccc (curriculum core competence).
baca ulang konsep kedokteran islam yang udah dikirim

haaaa,saya benar-benar pengen ngeluarin semuanya.
ada yang mengganjal
tapi gak bisaaaaaaaaaa,
otak sedang tidak bersahabat sama urusan yang berbau melankonlis

selamat jalan pengaruh hati,
kelabilanmu sampai disini,
saatnya melanjutkan bacaan.

#psst,malam ini kan udah bisa shalat lagi :).
yuk kejar sepertiga malammu ^^

Senin, 06 Desember 2010

MAKAN SAMBIL BERDIRI DAPAT BAHAYAKAN ESOFAGUS (copas artikel dari KKIA FULDFK)

Islam sangat lengkap mengatur aspek kehidupan manusia, termasuk dalam cara makan. Mencuci tangan

sebelum makan, makan dengan tangan kanan, tidak makan sampai kekenyangan, dan tidak makan sambil berdiri—

adalah beberapa adab yang sudah dikenal dalam Islam. Namun ternyata, sebenarnya larangan untuk makan sambil

berdiri ini juga memiliki hikmah tersendiri.

Apabila kita makan sambil berdiri, maka akan terjadi reflux asam lambung. Dengan kata lain, asam lambung akan

naik ke saluran esofagus dan membuat sel-sel kerongkongan teriritasi. Iritasi sel kerongkongan ini dikarenakan

pH asam lambung yang sangat asam (pH 1 – 2,5) dan kadang ditandai dengan gejala panas terbakar yang menyesak

di dada (disebut sebagai “heartburn”). Bila kita tetap bandel membiasakan makan atau minum sambil berdiri dalam

jangka waktu panjang, iritasi sel-sel kerongkongan ini akan berakumulasi dan menyebabkan kanker saluran esofagus.

Cara mencegah reflux asam lambung ini adalah dengan makan sambil duduk.

Tak hanya makan minum sambil berdiri, ada 2 hal lain yang juga dapat menyebabkan reflux asam lambung dan

“heartburn” yaitu : (1) Makan minum kekenyangan, (2) Tidur atau berbaring setelah makan.

Untuk poin satu, jelas. Lambung memang dapat mengembang 6 kali lipat ketika diisi sampai benar-benar penuh.

Makin banyak makanan yang tertampung dalam lambung, lambung pun harus bekerja ekstra keras mengeluarkan

asam lambung lebih banyak untuk mencerna makanan di dalamnya. Apabila lambung terlalu penuh, kelebihan asam

lambung malah akan mengalir naik ke saluran esofagus. Asam lambung juga dapat mengalir ke saluran esofagus

bila kita tidur atau berbaring setelah makan. Kedua kebiasaan ini sama berbahayanya dengan makan-minum

sambil berdiri, yakni iritasi sel kerongkongan yang mengundang kanker saluran esofagus dalam jangka panjang.

Untuk mencegah reflux asam lambung, seseorang harus menunggu 2 – 4 jam setelah makan kemudian barulah

ia boleh berbaring atau tidur.

Memang tidak salah juga bila Rasulullah SAW pernah bersabda :

”Janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.”

(HR Abu Nu’aim dari Aisyah r.a.)

Sumber pustaka : Buku Understanding Nutrition. …..